Modifikasi Honda GL 100

Assalamualaikum, salam…

Pada artikel ini saya mau berbagi spek kendaraan sehari-hari dan untuk touring saya, Honda GL 100 1989. Sedikit mengingat dulunya saya dapat kendaraan ini di daerah Jakarta Selatan daerah Jagakarsa dalam kondisi sehat utuh dengan identitas masih pemilik pertama.

IMG_20180624_073242.jpg

Merumput di kawasan Bromo

Oke mulai bahas spek mesin sendiri, untuk mesin sendiri secara umum masih standar dengan perubahan silinder blok ov 50 dan karburator dengan ventury lebih besar dari standar yang awalnya ⌀22 jadi ⌀24. Mesin sendiri sudah beberapa kali turun dan belah dari masalah paking bocor, ganti klep ato sekedar bebersih ruang bakar yang berkerak, dibantu teman dan bengkel komunitas di daerah Bogor dengan mas Sunaryo Muhyan, Jakarta dengan kakak Riko di Manggarai dan Anto di daerah Jembatan Lima, Karawang dengan mas Mukti Purwito (M-Plus), mas Oni di Malang. Sentuhan terakhir kali baru saja dikerjain di bengkel mas Andre D’Gass (The Most Recommended of Honda Kaizen Engine Technician… so far :D) yang berlokasi di daerah Sumber Pucung, Malang pas ganti as gir depan yang prothol botak dan akhirnya dilas mati sama gir depannya, sekalian rapih-rapih silinder head, ganti ring seher & porting saluran hisap dan buang. Alhamdulillah sekarang mesin enak dipakenya walaupun spek gak gahar-gahar amat dengan kubikasi masih di kisaran 105cm³, maklumlah saya lebih ke penikmat perjalanan jadi gk kenceng kalo jalan.

IMG_20181225_092912 edit.jpg

Beristirahat sejenak di kota tua Semarang

Selanjutnya urusan lain yang berubah adalah sektor kaki-kaki karena sudah tidak layak pakai seperti suspensi depan yang ganti sampai habis 2 set bekasan GL 100 karena barunya susaaaahhh, trus rem depan kalipernya sudah tidak bisa distel sedangkan rem belakang bagian tromol atau drumnya sudah legok/ngantong jadi sudah tidak bisa di stel juga. Untuk urusan kaki-kaki ini saya rombak total dengan produk dari suzuki kecuali ban hehe , antara lain: suspensi depan ganti total pakai punya satria FU FI 150 termasuk spakbor, velg depan belakang ganti pake punya suzuki axelo komplit, pengereman depan pakai punya skywave komplit atas bawah, pengereman belakang pakai suzuki axelo komplit, footpeg penumpang pakai punya shogun 110, swing arm pakai punya suzuki axelo dan terakhir shock breaker belakang pakai punya suzuki smash gen awal karena menyesuaikan swing arm axelo yang lebih panjang dibandingkan standar GL100. Penggunaan swing arm panjang sendiri juga sengaja karena tujuan saya lebih ke lendutan roda belakang yang lebih lembut dan empuk tentunya, maklum betah nglayap diatas motor :D, Untuk ban sendiri saya suka yang bertipe dual purpose karena lebih fungsional saja kalo pas dijalan, setelah hunting dan baca berbagai review dipilihlah Swallow SB 117 street enduro dengan ukuran 80/90-17 depan dan 90/90-17 bagian belakang. Pemilihan profil 80/90 dan 90/90 karena ngejar tinggi ban supaya lebih nyaman meredam benturan dan getaran… so far puassssss.

IMG_20190106_183558.jpg

Merasakan mulusnya jalan protokol Kawasan Thamrin Jakarta

Untuk pemasangan sendiri kurang lebih bisa saya jabarkan sebagai berikut, suspensi depan lebih kecil 1mm dari bawaan GL 100 yang berdiameter ⌀27 jadi dipasang bos agar bisa anteng kejepit segitiga. Untuk segitiga sendiri masih pakai bawaan GL 100 karena lebih mudah pas pemasangan spidometer tanpa perlu modifikasi braket dudukan spidometer apabila pake segitiga satria FU FI. Lanjut ke velg depan dilakukan papras sebelah kiri bagian as karena segitiga GL 100 lebih sempit dibanding total lebar as velg axelo, untuk kaki-kaki belakang tanpa banyak perubahan malah bisa dibilang plug and play karena lebar pangkal swing arm sama persis dengan dudukan as arm di rangka GL 100 standar, alhamdulillah gak pake gerinda-gerindaan :). Yang sedikit bermasalah sebenarnya ada pada panjang swing arm karena begitu kita mau atur kekencangan rantai, kaliper belakang akan mentok pada batang bawah shock breaker. Kedepannya rencana mau potong arm menyesuaikan panjang bawaan GL 100, dan tentu konsekuensinya ganti shock breaker lagi dengan yang lebih pendek.

IMG_20190309_081912 edit.jpg

Menikmati sunrise di Cukul Pangalengan

Untuk pengapian dan kelistrikan sendiri masih bawaan GL 100 dengan perubahan hanya pada lampu dengan penggunaan led pada bagian belakang dan penggantian reflektor depan dengan punya isuzu elf yang menggunakan soket H4. Sewaktu penggantian lampu depan ini tidak susah karena dimensi reflektor isuzu elf serupa dengan punya GL 100, hanya pada gl 100 bagian bawah sedikit melebar sekian mm. Untuk kaca depan masih pakai punya GL 100 karena bentuknya yang jadi kekhasan dari sendiri dan direkatkan pada reflektor isuzu elf menggunakan sealant hi temp.

Demikian kurang lebih yang saya rombak pada motor tunggangan saya sehari-hari ini.

Enjoy.

IMG_20180826_152356.jpg

Habis nanjak di daerah pacet istirahat di Cangar, Malang

2 thoughts on “Modifikasi Honda GL 100

  1. Akhirnya ada update artikel juga setelah sekian lama ditunggu, mantap om modifnya, jadi kangen gl milik bapak dulu, btw enakan amana suspensi depan asli gl atau milik suzuki yg skrg kepasang?

    • Kalau travel suspensi depan lebih banyak bawaan GL 100 dibanding satria, jadi lebih empuk gl 100. Tapi untuk kekakuan pas riding lebih stiff punya satria jd lebih stabil walau gk signifikan bedanya ☺️

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s